Selasa, 12 Juni 2012

tips bermanfaat

SEPULUH TIPE ORANG YANG BISA MENJADI PENGHALANG BAGI IMPIANMU





1.       peminpin yang terbatas
Pemimpin yang terbatas tak bisa melihat impinnya dan tak dapat meneruskannya
“saya harus bermimpi dekat bintang-bintang di atas sana, kalau saya tidak memimpian bahwa saya akan berhasil, mendekat saja takan saya capai” ..Henry J. Kaiser ‘industriawan’
2.       Pemikir kongkrit
Pemikir kongkrit terperosok kakinya, mereka tak dapat melihat lebih dari saat yang sekarang.
3.       Pembicara dogmatis
Pembicara dogmatis adalah penghambat impian. Agar pasti tentang sesuatu, kamu harus mengetahui segalanya atau tidak sama sekali. Kebanyakan sexeorangberbicara dogmatis itu tidak tahu apa-apa, tetapi toh bicara juga.
4.       Pecundang besar
Pecundang besar melihat kegagakan-kegagakan dimasa lalu dan takut mrngambil resiko mengejar sesuatu impian.moto mereka adalah: “kalau dalam upaya pertama kamu tidak berhasil, hancurkanlah bukti-bukti bahwa kamu pernah mencobanya”. Mungkin mereka juga akan berusaha menghancurkan upaya siapapun untuk mencobanya lagi
5.       Yang berpuas diri
Yang berpuas diri suka kenyamanan, kepastian dan ketentraman dalam kehidupan. Terkadang itu membawa kepada kemalasan, kebosanan dan tanpa visi
6.       Yang terperangkap dalam kemapanan
Yang terperangkap dalam kemapanan mengerjakan segalanya dengan cara yang sama hanya karenasadari dulu juga demikian. Mereka terperangkap dimasa lalu. Dan mereka tidak bisa melanjutkan perjalanan.
7.       Yang mengikuti pemimpin
Yang mengikuti pemimpin ingin menjadi bagian dari, bukan terlepas dari, kelompok. Dan mereka akan menyambar impinnya hanya setelah sebagian besar pengikut laiinya menyambarnnya. Jangan cai mereka dibarisan depan.
8.       Yang selalu melihat masalah
Yang selalu melihat masalah hanya melihat masalah saja
9.       Yang mementingkan diri sendiri
Yang mementingkan diri sendiri adalah perusak visi. Mereka hanya mementingkn diri sendiri
10.   Peramal kegagalan
Peramal kegagalan menebarkan pesimisme kemanapun mereka pergi. Semua gambar mereka penuh bayangan-bayangan suram. Mereka ucapkan hal-hal seperti : “tidaklah menjadi soal apabila gelasnnya setengah penuh atau setengah kosong. Toh isinya akan menguap juga nantinya”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar