SEPULUH TIPE ORANG
YANG BISA MENJADI PENGHALANG BAGI IMPIANMU
1.
peminpin yang terbatas
Pemimpin yang terbatas tak bisa melihat
impinnya dan tak dapat meneruskannya
“saya harus bermimpi dekat bintang-bintang
di atas sana, kalau saya tidak memimpian bahwa saya akan berhasil, mendekat
saja takan saya capai” ..Henry J. Kaiser ‘industriawan’
2.
Pemikir kongkrit
Pemikir kongkrit terperosok kakinya, mereka
tak dapat melihat lebih dari saat yang sekarang.
3.
Pembicara dogmatis
Pembicara dogmatis adalah penghambat impian.
Agar pasti tentang sesuatu, kamu harus mengetahui segalanya atau tidak sama
sekali. Kebanyakan sexeorangberbicara dogmatis itu tidak tahu apa-apa, tetapi
toh bicara juga.
4.
Pecundang besar
Pecundang besar melihat kegagakan-kegagakan
dimasa lalu dan takut mrngambil resiko mengejar sesuatu impian.moto mereka
adalah: “kalau dalam upaya pertama kamu tidak berhasil, hancurkanlah
bukti-bukti bahwa kamu pernah mencobanya”. Mungkin mereka juga akan berusaha
menghancurkan upaya siapapun untuk mencobanya lagi
5.
Yang berpuas diri
Yang berpuas diri suka kenyamanan,
kepastian dan ketentraman dalam kehidupan. Terkadang itu membawa kepada
kemalasan, kebosanan dan tanpa visi
6.
Yang terperangkap dalam kemapanan
Yang terperangkap dalam kemapanan
mengerjakan segalanya dengan cara yang sama hanya karenasadari dulu juga
demikian. Mereka terperangkap dimasa lalu. Dan mereka tidak bisa melanjutkan
perjalanan.
7.
Yang mengikuti pemimpin
Yang mengikuti pemimpin ingin menjadi
bagian dari, bukan terlepas dari, kelompok. Dan mereka akan menyambar impinnya
hanya setelah sebagian besar pengikut laiinya menyambarnnya. Jangan cai mereka
dibarisan depan.
8.
Yang selalu melihat masalah
Yang selalu melihat masalah hanya melihat
masalah saja
9.
Yang mementingkan diri sendiri
Yang mementingkan diri sendiri adalah
perusak visi. Mereka hanya mementingkn diri sendiri
10.
Peramal kegagalan
Peramal kegagalan menebarkan pesimisme
kemanapun mereka pergi. Semua gambar mereka penuh bayangan-bayangan suram.
Mereka ucapkan hal-hal seperti : “tidaklah menjadi soal apabila gelasnnya
setengah penuh atau setengah kosong. Toh isinya akan menguap juga nantinya”.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar